4 Tips Dalam Membeli Mobil Double Cabin Bekas

Mobil double cabin yang keberadaannya makin marak dipakai sebagai mobil sehari-hari dalam kota ternyata sudah lama menjadi pusat perhatian perusahaan besar yang bergerak dibidang konstruksi, pertambangan, maupun perkebunan. Berdasarkan pengalaman orang-orang yang pernah melihat atau terlibat dalam proyek pembangunan di jawa maupun di luar jawa, hampir seluruh staff yang bekerja mengemudikan mobil double cabin. Mulai dari merk Toyota, Isuzu, Mitsubishi bahkan Mazda  turut serta berlalu lalang dijalanan proyek.

Selain lumayan tangguh guna melibas medan berat, double cabin dirasa paling tepat guna dijadikan kendaraan dalam bermobilisasi. Dengan kapasitas penumpang yang didesain untuk cukup dalam menampung 4 oran,  ada pula bak yang bisa menjadi multi fungsional ketika sedang berada di lokasi proyek.

Dengan adanya fakta-fakta tersebut, perusahaan yang pada umumnya mengerjakan peremajaan armadanya masing-masing lima tahun sekali pastinya menaruh perhatian besar dalam semarak penjualan mobil double cabin bekas. Nah maka dari itu, tentunya kamu tidak ingin andai ternyata setelah melakukan pembelian, double cabin incaran anda ternyata ialah mobil bekas yang jelek. Mari simak sejumlah hal yang dapat kamu lakukan sebelum melakukan pembelian double cabin bekas incaran anda:

  1. Periksa BPKB

Hal yang paling gampang untuk memahami siapakah empunya pertama mobil tersebut, kemudian kamu bisa memperkirakan seperti apakah kinerja mobil yang hendak kamu beli sebelumnya.

  1. Periksa Kaki-kaki

Pemeriksaan ini dapat dilaksanakan dengan dua cara, disaksikan dan dirasakan. Lihatlah unsur kolong mobil lantas carilah bercak-bercak tanah. Biasanya double cabin jebolan proyek masih menyisakan tanah-tanah kering yang terkadang telah susah guna dihilangkan. Jika ada indikasi itu dengan jumlah yang lumayan banyak, dapat dipastikan double cabin tersebut merupakan jebolan proyek. Kemudian lihatlah secara keseluruhan mobil tersebut, apakah oleng sebelah atau ada kejanggalan lainnya yang tidak bukan berasal dari bekas pemakaian berat. Dirasakan, andai penjual mempersilahkan kamu untuk mencobanya maka usahakanlah untuk mengemudikan dengan tingkat kecepatan yang variatif. Jika terdapat keanehan pada stir dan suspense, dapat dipastikan mobil tersebut jebolan proyek, sebab kebanyakan dari mobil double cabin di proyek pemakaiannya terlalu sesuka hati.

  1. Interior

Pengecekannya lumayan simple dengan mengecek pada bagian-bagian kecil layaknya engsel pintu ataupun pada panel-panel yang sulit untuk dibersihkan. Jika ada kart atau bekas tanah yang telah tidak dapat dihilangkan dapat dijamin mobil tersebut jebolan proyek berat.

  1. Body dan Bak

Perhatikan body double cabin incaran anda, baik dari cat maupun kemulusannya. Jika ada cat belang mobil itu terindikasi pernah melakukan pengecatan ulang dibagian tertentu. Tidak menutup kemungkinan bisa jadi pengecatan dilatar belakangi sebab mobil penyok. Berdasarkan pengalaman banyak orang, double cabin yang dipakai di proyek sering menabrak dan terjebak diantara lumpur yang berbatu sampai menyebabkan penyok yang lumayan parah. Tidak jauh berbeda pada unsur bak, double cabin yang sering bertugas berat tentu kemulusannya bakal berkurang. Dapat tampak dari kemulusan baknya dan kemulusan catnya.

Mungkin hanya itu saja sejumlah hal yang dapat kamu terapkan ketika berkeinginan membeli Double Cabin bekas. Satu hal lagi, pastikan penjual mobil double cabin yanag kamu incar adalah pedagang yang terpercaya. Sebelum membelinya, kamu bisa bertanya terlebih dahulu kepada keluarga, teman, atau seorang kenalan yang sebelumnya pernah membeli mobil double cabin. Hal ini supaya kamu tidak akan pernah menyesal ketika telah membeli sebuah unit mobil double cabin. semoga bermanfaat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *